Saturday, March 12, 2011

indahnya persahabatan ( eps .2 )

pagi ini aku berangkat sekolah , masih seperti biasanya . tapi , ketika aku sampai di depan sekolah , semua terasa berbeda . aku tak melihat senyum manis itu , aku tak melihat gadis cantik yang lugu itu . yang aku lihat hanya beberapa orang temanku yang sedang bercanda , tertawa , dan bersenda gurau bersama sahabatnya masing-masing . aku benar-benar merasa kehilangan nabil .

usai sekolah , aku bergegas kembali pulang . aku berganti pakaian dan langsung pergi ke rumah sakit . ini sudah hampir seminggu nabil di rumah sakit . mukanya semakin pucat , badannya semakin lemah . bahkan aku sering melihat dia mimisan dengan hebatnya . aku merasakan sakit yang di rasakan nabil . bahkan aku melihat dia selalu memaksakan untuk tersenyum agar tak terlihat sakit ketika aku datang menjenguknya .

"Tuhan , apa yang bisa aku lakukan agar aku bisa melihat nabil tersenyum kembali" , batinku dalam hati .
aku hanya ingin nabil sembuh , dan kembali seperti dulu . aku tau , itu adalah sebuah keajaiban , tapi ijinkan aku membuat nabil bahagia dengan caraku sendiri .

setiap pulang sekolah aku selalu menjenguk nabil . membawakannya beberapa bunga mawar merah kesukaannya . nabil memang gadis kecil yang tegar , gadis yang tak pernah gampang menyerah . aku tau , dia pun ingin bisa berlati seperti dulu lagi , tapi apakah itu mungkin ?

************************************************************************************

Hari yang aku tunggu pun tiba . aku harus menghadapi UN selama 4 hari ini . aku masih mengigat janjiku pada nabiL tempo hari . aku harus LULUS dengan niLai yang memuaskan . yah , apapun , bagaimana pun caranya , aku harus bisa .
seperti yang kalian pernah rasakan , bahwa soal-soal UN tidaklah semudah yang kita bayangkan . aku selalu kawatir kalau saja aku mendapati nilaku ada yang 'jeblok' .

4 hari sudah bisa aku lalui , aku berdoa , semoga aku bisa menepati janjiku pada nabil .

hari ini aku berencana untuk menjenguk nabil .

"gimana UN nya kemarin , bisa ?" , tanya nabil padaku .
"bisa dong , gue" , jawabku sambil tersenyum .

aku mengelus rambutnya , kudapati beberapa helai rambut nabil yang rontok dan tersangkut di tanganku . rambutnya memang semakin menipis ..
aku tak kuasa menahan air mataku , aku menggenggam tangannya dan menatap matanya yang sayu sambil berkata "nabil , apa yang ingin kamu katakan atau lakukan dengan persahabatan kita , tapi belum sempat kau lakukan" , tanyaku padanya .

"mau jawaban yang jujur ?" , tanyanya lagi . aku hanya mengangguk pelan .

"aku ingin kita jadi sahabat sejati , karna aku dan kamu adalah bumi dan langit , bunga dan batangnya . aku adalah kamu dan kamu adalah aku . kita 2 hati yang bersatu . aku hanya ingin kamu jadi sahabat yang baik untukku . tak ada lagi" , jawabnya .
aku merasakan air mataku tertetes . nabil mengusapnya .

"ada yang salah dengan jawabanku ? kenapa kamu menangis ?" , tanyanya penasaran .

aku tersenyum , aku tak ingin nabil tau tentang perasaanku .
aku ingat kata dokter bahwa nabil tidak boleh terlalu banyak pikiran .

**********************************************************************************

hari dimana aku bisa melihat hasil kelulusanku pun telah tiba . pagi - pagi sekali aku sudah berangkat ke sekolah untuk melihat hasil itu ..

aku mengambil amplop putih . "selamat ya" , kata bu endang selaku wali kelasku .

"AKU LULUS" , teriakku sambil menangis ..
aku mengambil HP ku dan menelepon nabil . aku melihat layar di HP ku .

satu pesan diterima : NABIL

"ca , bisa ke rumah nabil sebentar ? nabil sudah pulang ke rumah . ini ada titipan untuk kamu" , isi pesan itu .

aku bergegas ke rumah nabil , kulihat bendera kecil berwarna putih di depan gang masuk rumah nabil .
"siapa yang meninggal ya ?" , tanyaku pada hatiku .

aku mendapati tenda dfi depan rumah nabil , banyak sekali orang memakai baju hitam . ada apa ini ? jangan jangan .......................


aku berlari , masuk ke dalam rumah nabil . aku mendapati sosok nabil terbaring di situ . wajahnya sangat pucat . aku menggenggam tangannya , sangat dingin .
aku menangis . aku tak bisa membendung air mataku lagi . aku benar-benar tak bisa .

"ini ada titipan buat kamu ra" , kata mamahnya nabil .

aku melihat beliau menahan tangisnya . beliau berusaha tegar , tapi aku tau itu tak mudah .

aku membuka amplop itu ....





halo sahabatku yang paling cantik :)
sedang apa kamu ? pasti kamu sedang bahagia karna kamu mendapatkan amplop warna putih yang bertuliskan "LULUS" ya ? aku turut seneng ya . aku bahagia kamu bisa lulus dengan nila yang baik . maaf kalau aku malah justru menjadi bebanmu saat aku masih hidup . aku ingin berterimakasih kepadamu karna kamu telah mengajari aku bahwa kita harus berjuang untuk tetap hidup , hidup pada dua kaki , dua mata , tangan dan satu pikiran . aku melihat kau sebagai wanita yang tegar , jadi aku pikir , saat aku pergi nanti , kau bisa tetap menjalani hari-hari mu seperti biasa . terimakasih ya telah menjadi sahabatku yang selalu bisa membuat aku tersenyum . kau memang HEBAT :)
jagain mamahku ya , katakan padaku , aku mencintainya :*


aku menangis membacanya .

"nabil menulis itu satu jam sebelum dia pendarahan otak" , kata mamah nabil menjelaskan .

aku mengantarkan nabil sampai di peristirahatan terakhirnya .

"selamat jalan nabil , tenanglah di sana , tetaplah menjadi sahabtku , sahabat yang selalu ada ketika aku rapuh . tetaplah di hatiku , karna kini kau hanya akan bersemi di hatiku"


dan hujan turun membasahi komplek pemakaman tanah kusir ...



dedicated to : nabila sekar ayuningtyas

No comments:

Post a Comment