Saturday, March 12, 2011

dia :)

dia , senyum manisnya yang selalu membuat aku betah menatap wajahnya ..
candaan kecilnya yang selalu membuat aku tersenyum ..
caranyua menggodaku , membuat aku nyaman berada di sampingnya ..
dia , selalu ada di saat aku terjatuh ..
perhatiannya tak pernah henti dia lontarkan ..
laki - laki itu yang sedang berusaha merebuat hatiku , tak mudah memang .. tapi dia cukup menarik perhatianku ..
laki-laki sederhana yang selalu membuat aku tersenyum , yang selalu rela menjadi tempat sandaran ketika aku merasa lelah ...
dia yang selalu memarahiku ketika aku berbuat salah ..
dia yang selalu ada ketika aku membutuhkan seseorang untuk aku bersandar ..

dia yang kini ada di pikiranku , benar - benar hanya dia ..


buat dadang , kalo kamu nembak aku suatu saat nanti ..
aku janji , aku gak akan ngasih jawaban yang ngecewain buat kamu ..
karna aku percaya , kamu benar-benar menyayangiku ..

:))

indahnya persahabatan ( eps .2 )

pagi ini aku berangkat sekolah , masih seperti biasanya . tapi , ketika aku sampai di depan sekolah , semua terasa berbeda . aku tak melihat senyum manis itu , aku tak melihat gadis cantik yang lugu itu . yang aku lihat hanya beberapa orang temanku yang sedang bercanda , tertawa , dan bersenda gurau bersama sahabatnya masing-masing . aku benar-benar merasa kehilangan nabil .

usai sekolah , aku bergegas kembali pulang . aku berganti pakaian dan langsung pergi ke rumah sakit . ini sudah hampir seminggu nabil di rumah sakit . mukanya semakin pucat , badannya semakin lemah . bahkan aku sering melihat dia mimisan dengan hebatnya . aku merasakan sakit yang di rasakan nabil . bahkan aku melihat dia selalu memaksakan untuk tersenyum agar tak terlihat sakit ketika aku datang menjenguknya .

"Tuhan , apa yang bisa aku lakukan agar aku bisa melihat nabil tersenyum kembali" , batinku dalam hati .
aku hanya ingin nabil sembuh , dan kembali seperti dulu . aku tau , itu adalah sebuah keajaiban , tapi ijinkan aku membuat nabil bahagia dengan caraku sendiri .

setiap pulang sekolah aku selalu menjenguk nabil . membawakannya beberapa bunga mawar merah kesukaannya . nabil memang gadis kecil yang tegar , gadis yang tak pernah gampang menyerah . aku tau , dia pun ingin bisa berlati seperti dulu lagi , tapi apakah itu mungkin ?

************************************************************************************

Hari yang aku tunggu pun tiba . aku harus menghadapi UN selama 4 hari ini . aku masih mengigat janjiku pada nabiL tempo hari . aku harus LULUS dengan niLai yang memuaskan . yah , apapun , bagaimana pun caranya , aku harus bisa .
seperti yang kalian pernah rasakan , bahwa soal-soal UN tidaklah semudah yang kita bayangkan . aku selalu kawatir kalau saja aku mendapati nilaku ada yang 'jeblok' .

4 hari sudah bisa aku lalui , aku berdoa , semoga aku bisa menepati janjiku pada nabil .

hari ini aku berencana untuk menjenguk nabil .

"gimana UN nya kemarin , bisa ?" , tanya nabil padaku .
"bisa dong , gue" , jawabku sambil tersenyum .

aku mengelus rambutnya , kudapati beberapa helai rambut nabil yang rontok dan tersangkut di tanganku . rambutnya memang semakin menipis ..
aku tak kuasa menahan air mataku , aku menggenggam tangannya dan menatap matanya yang sayu sambil berkata "nabil , apa yang ingin kamu katakan atau lakukan dengan persahabatan kita , tapi belum sempat kau lakukan" , tanyaku padanya .

"mau jawaban yang jujur ?" , tanyanya lagi . aku hanya mengangguk pelan .

"aku ingin kita jadi sahabat sejati , karna aku dan kamu adalah bumi dan langit , bunga dan batangnya . aku adalah kamu dan kamu adalah aku . kita 2 hati yang bersatu . aku hanya ingin kamu jadi sahabat yang baik untukku . tak ada lagi" , jawabnya .
aku merasakan air mataku tertetes . nabil mengusapnya .

"ada yang salah dengan jawabanku ? kenapa kamu menangis ?" , tanyanya penasaran .

aku tersenyum , aku tak ingin nabil tau tentang perasaanku .
aku ingat kata dokter bahwa nabil tidak boleh terlalu banyak pikiran .

**********************************************************************************

hari dimana aku bisa melihat hasil kelulusanku pun telah tiba . pagi - pagi sekali aku sudah berangkat ke sekolah untuk melihat hasil itu ..

aku mengambil amplop putih . "selamat ya" , kata bu endang selaku wali kelasku .

"AKU LULUS" , teriakku sambil menangis ..
aku mengambil HP ku dan menelepon nabil . aku melihat layar di HP ku .

satu pesan diterima : NABIL

"ca , bisa ke rumah nabil sebentar ? nabil sudah pulang ke rumah . ini ada titipan untuk kamu" , isi pesan itu .

aku bergegas ke rumah nabil , kulihat bendera kecil berwarna putih di depan gang masuk rumah nabil .
"siapa yang meninggal ya ?" , tanyaku pada hatiku .

aku mendapati tenda dfi depan rumah nabil , banyak sekali orang memakai baju hitam . ada apa ini ? jangan jangan .......................


aku berlari , masuk ke dalam rumah nabil . aku mendapati sosok nabil terbaring di situ . wajahnya sangat pucat . aku menggenggam tangannya , sangat dingin .
aku menangis . aku tak bisa membendung air mataku lagi . aku benar-benar tak bisa .

"ini ada titipan buat kamu ra" , kata mamahnya nabil .

aku melihat beliau menahan tangisnya . beliau berusaha tegar , tapi aku tau itu tak mudah .

aku membuka amplop itu ....





halo sahabatku yang paling cantik :)
sedang apa kamu ? pasti kamu sedang bahagia karna kamu mendapatkan amplop warna putih yang bertuliskan "LULUS" ya ? aku turut seneng ya . aku bahagia kamu bisa lulus dengan nila yang baik . maaf kalau aku malah justru menjadi bebanmu saat aku masih hidup . aku ingin berterimakasih kepadamu karna kamu telah mengajari aku bahwa kita harus berjuang untuk tetap hidup , hidup pada dua kaki , dua mata , tangan dan satu pikiran . aku melihat kau sebagai wanita yang tegar , jadi aku pikir , saat aku pergi nanti , kau bisa tetap menjalani hari-hari mu seperti biasa . terimakasih ya telah menjadi sahabatku yang selalu bisa membuat aku tersenyum . kau memang HEBAT :)
jagain mamahku ya , katakan padaku , aku mencintainya :*


aku menangis membacanya .

"nabil menulis itu satu jam sebelum dia pendarahan otak" , kata mamah nabil menjelaskan .

aku mengantarkan nabil sampai di peristirahatan terakhirnya .

"selamat jalan nabil , tenanglah di sana , tetaplah menjadi sahabtku , sahabat yang selalu ada ketika aku rapuh . tetaplah di hatiku , karna kini kau hanya akan bersemi di hatiku"


dan hujan turun membasahi komplek pemakaman tanah kusir ...



dedicated to : nabila sekar ayuningtyas