Monday, January 24, 2011

indahnya persahabatan ( eps . 1 )

pagi itu ak ambiL tas ranselku yang berwarna merah . "ak sudah siap berangkat !" , kataku berteriak .
yah , kenalkan , ak ica . anak pertama dari 3 bersaudara yang lahir dari keluarga menengah ke atas .
"udah siap berangkat non ?" , tanya bang udin kepadaku . "eh , bang udin . udah bang . capcus yuk" , jawabku sambil tersenyum ,

jam 07.30 , tepat 20 menit sebelum bel masuk , aku sudah sampai di sekolah . ak lihat sahabatku nabila di kelas , ak hampiri dia . "pagi cantik , kok lesu gitu ? knapa ? lagi ada masalah kah ?" , tanyaku kawatir . dia hanya tersenyum lalu pergi .

ada yang aneh , pikirku dalam hati .

KRIIING !!
bel masuk berbunyi , nabila yang biasa duduk di sampingku pindah ke belakang. sebenernya ada apa sih sama nabil ? knapa dia jadi kayak gini sama ak ? benakku bertanya-tanya .
bel istirahat bebunyi . "nabil , ke kantin yuk !" , ajakku pada nabil . dia hanya menggelengkan kepala ,

ad apa sih sama dia ! aku mulai jengkell .

aku pergi ke kantin dan memesan coklat dingin dan seporsi bakso kuah . hemb , bakso kuah pesananku datang , di tengah - tengah aku makan . ratna berlari ke arahku "ca , nabil pingsan !" , katanya sedikit berteriak ,

"HAH ?! NABIL ?!" , kataku tersentak . aku langsung berlari menuju UKS dan melihat seseorang terbaring dengan wajah pucat pasi . "nabil , kamu knapa ? knapa kamu ga bilang sama aku kalo kamu sakit ?" , tanyaku panik .

ku ambil handhoneku di saku rokku , ak pencet kontak dengan nama tante ayu . tut .. tut .. tut .. , kmana sih tante ayu !

"HALO .." , jawab wanita setengah baya dari ujung telfon .
"halo , tante ayu ? ini ica ! tante , nabil pingsan . tante bisa kesini sekarang ? nabil pucet banget" ,kataku tak tertata .
"ya Tuhan . iya sayang , tante segera kesana" , jawabnya . tut .. tut .. tut ...
ku dengar telfon di tutup .

tulit ... tulit ... tulitt ...

ku dengar suara ambulance semakin manjauh .
yah , di dalam ambulance itu ada nabil, sahabat kecilku yang sedang lemah .

pulang sekolah aku sudah berencana menjenguk nabil di rumah sakit . "tante , nabil gimana keadaannya ?" , tanyaku kawatir . "dokter masih memeriksa keadaannya" , jawab tante ayu . aku bisa melihat air mata kesedihan di matanya .

dokter keluar dari kamar nabail "dok , bagaimana keadaan nabil ?" , tanya tante ayu . "biasa ibu ikut saya sebentar ?" , jawab dokter itu singkat .

aku menatap nabil hanya dari kaca di pintu kamar nabil , karna suster melarangku masuk . ak melihat sosok nabil yang ceria dan penuh candaan , lemah tak berdaya . "apa yang kamu sembunyiin dari aku na ? apa semua menyangkut dengan caramu menatap , dan pergi dariku tadi ?" , banyak pertanyaaan yang bergejolak dalam hatiku . karna rasa penasaranku , ak putuskan untuk pergi ke ruang dokter . ku tempelkan kupingku di pintu ruang dokter itu ,

"hasil pemeriksaan darah yang di lakukan tadi , anak ibu terkena leukimia stadium 3" , kata dokter itu . JDEER !! seperti di sambar petir , air mataku tertumpah seketika . "apa itu bisa di sembuhkan dok ?" , tanya tante ayu pada dokter itu . "kiita hanya bisa melakukan cuci darah setiap 3 bulan bu , karna penyakit leukimia masih belum ada obat nya" , jawab dokter itu menjelaskan .

aku berlari ke kamar nabil . aku menangis . "nabil , kenapa kamu ga bilang sama aku tentang penyakitmu ? knapa kamu ga pernah cerita sama aku ? aku sahabatmu na , kita pernah punya janji . knapa sekarang kamu kayak gini ? apa ini alasannya kamu nyuekin aku ?" , tanyaku seolah mengintrogasi . ak menunggu sesaat , masih belum ada jawaban . aku lihat hujan dari jendela kamar nabil . hujan , nabil suka hujan :')


                                          *********************************

1 comment:

  1. Like this...............

    mampir ke Blog kk

    http://rorygeobumi.blogspot.com/

    ReplyDelete