Saturday, December 4, 2010

untuk mereka IBUNDA TERCINTA :'))

Dulu kita ada di rahim Ibu, kita yang masih belum terbentuk wujudnya, kiita dijaga mati2an sama Ibu, Ibu yang gak pernah ngeluh sedikitpun.
Kata mereka, Ibu menangis disaat berjuang mengeluarkan kita dari rahimnya
Kata mereka, Ibu berteriak kencang disaat berjuang untuk terus mempertahankan kita
Kata mereka, Ibu menahan sakit yang luar biasa disaat kita akan dilahirkan sampai kita terlahirkan
dan sekali lagi Kata mereka, Ibu tersenyum dan menangis saking bahagianya berhasil mengeluarkan kita
Kita dirawat sampai sekarang ini, kita dijaga
tapi........ belum bisa kita membalas pengorbanannya yang mempertaruhkan nyawa...
kita SUDAH pernah melawannya disaat kita dipaksa untuk menuruti keinginannya
kita SUDAH mengumpatnya disaat kita kesal akan perkataannya
kita SUDAH tak mendengarkannya berbicara disaat Ibu tak mau menuruti keinginan kita
terlalu banyak SUDAH akan hal yang membuatnya sakithati dan mengeluh
tetapi Ibu, terlalu banyak SUDAH akan hal yang membuat kita bisa berada disini
Ibunda menangis dalam doanya, akan keinginannya untuk menjadikan kita menjadi LEBIH BAIK
Ibunda terus menangis dan menyimpan apa yang Ibu rasakan...sendirian....
SUNGGUH HEBAT SEORANG IBU!
belum sempat kita terfikirkan bagaimana membuat beliau menghapus airmatanya
belum sempat mengatakan -Ibunda, ini aku anakmu ingin mendapat maaf darimu-
tapi.....
Ibunda telah menghadap kiblat
Ibunda yang kita sayang telah terbujur kaku, lemah dan tak bernyawa
Ibunda kita telah terbaring di dalam peti dan.... meninggalkan kita untuk selama2nya

kita? kita hanya bisa menangis dan menyesal akan semua kelakuan kita.....




Ibunda salah satu dari kita yang telah berada di SURGAakan tenang dan selalu tersenyum melihat kita terus menggapai cita-cita, menangis bahagia melihat tekad kita, Ibunda akan tetap selalu berharap yang terbaik untuk kita, Ibunda akan selalu menuntun kita dari surga.... dan kita akan mewujudkan harapannya untuk membalas semua pengorbanannya yang tak ternilai harganya, hingga Ibunda rela menghadap Tuhan demi kita :')
dan.....
tak ada kata terlambat untuk mengatakan MAAF untuk Ibunda
tak ada kata terlambat untuk berlari dan MEMELUK seorang Ibunda...
untuk Ibunda yang masih menampakkan senyumnya disamping kita :')
dan terakhir......
Ibunda yang ada tetapi tak bersama kita....
kita akan selalu berharap dan memohon -doakan aku Ibu, aku akan berhasil dan aku tak akan pernah melupakan Ibu sekalipun aku pernah sangat kecewa kepada Ibu- :')

No comments:

Post a Comment