Saturday, December 4, 2010

ini tentang dan untuk kamu :)

apa kamu tau ?
mereka menangis disaat aku menceritakan kesedihanku
mereka tersenyum disaat aku mengungkapkan kebhgyaanku
mereka memejamkan mata dan menundukkan kepala disaat aku berteriak histeris
mereka mengajakku pergi dan menghilangkan penatku
dan sekarang kalian ...
kalian mau kubagi dukaku
kalian tak pernah lupa mengajakku tertawa bersama
dan kalian selalu mengajariku apa arti hidup dan semua permasalahanku
okee .. mereka dan kalian adalah satu .. satu yang tak pernah lelah ada di sisiku
seperti kekuatan yang tak ada sedikitpun yang bisa menandingi
semua hebat, semua menjaga dan menopangku dari belakang
kalian siap untukku, dan kalian tak penah mengeluh tentangku
kita terbuka ... kejujuran yang ingin selalu kita dapatkan
tetapi tetap saja kebohongan itu ada, percayaaa .... bahwa kebohongan itu untuk kebaikanku
hingga pucuk kematian kita masih bersama, meskipun raga kita sudah berbeda
tapi genggaman, pelukan, senyuman, tangisan, lirikan, bahkan hanya sedikit sentuhan akan selalu teringat jelas, bukan hanya untuk di ingat tapi untuk selalu kita kenang bahkan kita simpan rapat
dan terakhir ....
meskipun beribu bahkan berjuta manusia yang ada pasti ada rasa sayang, rasa benci, bahkan yang tak ada rasa tapi aku yakin, hati kita tetap satu
pertengkaran hanyalah sebuah lampu merah yang sebentar saja sudah menjadi lampu hijau
sama saja hari ini kita bermusuhan tapi pasti cepat atau lambat semua akan berubah, berubah dengan penuh kedamaian
dan jika aku bisa memilih aku ingin semua berubah seperti yang aku pinta
dan yang paling aku pinta kamu, kalian, mereka, bisa terus menyayangi aku dan kita bisa terus untuk bersama



terimakasih atas pengorbanan kalian yang terlihat maupun tak terlihat :)
dan kalian pernah dan selalu menyisakan kenangan dalam hidupku :)

3 comments:

  1. .. waw bgust tuh .. copas agh . akwoekawoeka :)

    ReplyDelete
  2. apa isi hati ini
    yang kan mendengarkan angin spoi2
    dikala hujan panas dan dingin
    teriring ucapan yang menghiasi kalbu
    biarpun kau hanya diam seribu basa
    tapi senyummu yang tak terlupa

    ReplyDelete